10
Jan
08

hanya ingin bicara

Sobat aku ingin bicara sejenak denganmu. Tentang masalah yang telah lama kupendam dan ingin segera kubagi kepada orang lain. Aku berharap kita bisa bertukar pikiran dan membuat masalah ini takkan ada lagi. Sobat hanya engkaulah tempatku berbagi. Aku percaya bahwa engkaupun peduli akan masalah ini. Bukankah engkau juga bermimpi sama denganku. Bukankah kita sering nyanyikan bersama cita – cita kita.

Sobat aku merasa takut tentang masa depan nantinya. Masa depan di mana aku, kamu, kita dan mereka semua di dunia ini hidup dalam kekacauan. Kegelapan yang absolut membuat kita tak bisa bebas bergerak. Dunia yang hilang dan kekejaman meracau di mana –mana. Masa depan yang kalut dan tak ada lagi harapan untuk kita bisa bergantung. Setiap orang hanya memikirkan dirinya sendiri. Kamu ya kamu, aku ya aku. Tak ada lagi rasa tolong menolong di antara sesama. Manusia menjadi serigala bagi manusia lainnya. Homo Homini Lupus. Bukankah ini sangat kejam. Manusia hidup dan diciptakan dengan akal pikiran dan hati nurani bertindak di luar di mana seharusnya ia berada. Hukum rimba berlaku lagi. Yang kuat memangsa yang lemah. Tak ada lagi toleransi baik itu golongan, ras, agama, suku dan perbedaan lainnya. Semua orang saling caci dan saling membenci. Tak ada lagi perdamaian di muka bumi.

Dengarlah genderang perpecahan mulai ditabuh. Apakah ini tandanya mulai perang atau berakhir perang dan malah akan muncul perang yang lebih hebat. Lihatlah bagaimana negara – negara adidaya mulai membuat senjata – senjata pemusnah masal. Apakah ini bukan suatu tanda – tanda yang nyata. Tak perlu jauh – jauh ke negeri orang. Lihatlah di negeri kita sendiri. Mereka yang bersaudara malah saling menjatuhkan dan mengalahkan saudara mereka sendiri. Tawuran pelajar, tawuran antar desa, kerusuhan sepakbola, kerusuhan akibat pemilihan kepala daerah, dan friksi – friksi ketegangan yang lain.

Duh.. mengapa mereka tidak sadar juga. Atau mereka masih tidur. Atau malah mereka sedang pingsan. Entahlah, tapi yang jelas ini adalah hal yang benar – benar mencemaskanku. Terserah kalau menurutmu hal yang biasa. Ya mungkin itu saja yang ingin kubicarakan denganmu sobat. Semoga dengan ini kita bisa bermimpi dan mewujudkan impian itu segera. Semoga Aku, Kamu dan Kita bisa mengubah dunia ini menjadi tempat yang lebih baik.


0 Responses to “hanya ingin bicara”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


January 2008
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

check out my facebook

Image and video hosting by TinyPic Join Us! Purbalingga Blogger Community on Facebook

follow me on twitter

harga blog-ku


My site is worth $78.
How much is yours worth?


%d bloggers like this: