15
Sep
09

Keheningan…

fajar

Antara merasa dan tidak merasa. Membuai dan tidak membuai. Mengiring waktu kepada sang janji. Kepada sang waktu yang semakin meniadakan detik. Dan kepadanya aku kan datang.

Kepada Bintang Jatuhku kuhaturkan salam. Salam hangat dari tempat sepi penuh keheningan. Sepi tapi penuh keheningan. lagi – lagi paradoks yang harus kujalani sendiri. Paradoks penuh dengan jalan berliku yang memberiku satu tujuan hidup. Tapi apalah arti jalan berliku kalau ternyata ialah jalan lurus tanpa halangan. Membius kita pada satu titik. Titik kejenuhan. Tanpa batas yang jelas. Tanpa petunjuk yang jelas.

Kuniatkan hati untuk tetap melangkah batas. Menapak jejak dari sang guru fajar. Mengamati setiap pelajaran dari sang senja. Dan tiada berpaling pada sang malam yang mulai menyapa. Dari sang waktu yang terus melahap tiap – tiap rincian detail bagian kita. Dan dari sang Andromeda yang menyalahi ketentuannya. Tetap merujuk kepada sang ahli nujum yang menyesatkan. Kuhamparkan penyesalan serta permintaan maaf atas selama ini.

Semoga kita benar – benar bisa bertemu Bintang Jatuhku. Karena kuyakin malam ini bukanlah malam yang terakhir.


0 Responses to “Keheningan…”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


September 2009
M T W T F S S
« Jun   Nov »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

check out my facebook

Image and video hosting by TinyPic Join Us! Purbalingga Blogger Community on Facebook

follow me on twitter

harga blog-ku


My site is worth $78.
How much is yours worth?


%d bloggers like this: